ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PERTANIAN SEMANGKA (STUDI KASUS JAGAD BUAH DI DESA PURWOKERTO KECAMATAN SRENGAT)
DOI:
https://doi.org/10.52859/jbm.v15i1.1042Keywords:
Internal Rate of Return (IRR), Kelayakan Finansial, Net Present Value (NPV), Payback Period (PP), R/C RatioAbstract
Usahatani semangka memiliki potensi ekonomi yang tinggi karena siklus produksi yang relatif singkat dan permintaan pasar yang stabil. Namun, kajian kelayakan finansial di Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan serta kelayakan finansial usahatani semangka Jagad Buah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer berupa biaya dan penerimaan selama delapan musim tanam (2024–2025) dianalisis menggunakan indikator Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), dan Revenue-Cost Ratio (R/C Ratio) dengan tingkat diskonto 6,25%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total penerimaan meningkat dari Rp145.545.300 menjadi Rp187.565.000, dengan pendapatan bersih masing-masing Rp52.805.012 dan Rp92.489.212. Analisis kelayakan menghasilkan NPV sebesar Rp93.689.994 (positif), IRR 294,65%, payback period 258 hari, dan rata-rata R/C Ratio 1,77. Seluruh indikator menunjukkan bahwa usahatani ini layak secara finansial. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa analisis kelayakan komprehensif pada usaha skala kecil dengan sistem penjualan per grade di Kecamatan Srengat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan investasi bagi petani dan pemangku kepentingan di sektor hortikultura.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 bagus pelangi ayatulloh, Lu’lu Ul Maknunah, M. Halim Fawazi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















