MENGAPA KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN SEKTOR KESEHATAN TERJADI: RISIKO FRAUD DAN EFEKTIVITAS KOMITE AUDIT

Authors

  • Zaki Fauzan Harahap Universitas Tarumanagara
  • Sofia Prima Dewi Universitas Tarumanagara

DOI:

https://doi.org/10.52859/jba.v13i2.872

Keywords:

fraud triangle, Fraudulent Financial Statement, Financial Statement, Fraud laporan keuangan, tekanan, kesempatan, rasionalisasi., Good Corporate Governance

Abstract

Kecurangan pelaporan keuangan masih menjadi isu penting dalam sektor kesehatan, terutama ketika perusahaan menghadapi tekanan finansial serta kompleksitas operasional yang dapat membuka peluang terjadinya manipulasi. Penelitian ini menelaah keterkaitan antara financial stability, external pressure, ineffective monitoring, nature of industry, independensi komite audit, dan keahlian komite audit dengan munculnya indikasi kecurangan laporan keuangan. Indikasi fraud diukur menggunakan Beneish M-Score pada perusahaan sektor kesehatan selama periode 2019–2023. Sebanyak 70 observasi diperoleh melalui teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui EViews 12 Student Version Lite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial stability dan nature of industry meningkatkan kemungkinan terjadinya fraud, sedangkan external pressure menunjukkan hubungan negatif terhadap praktik tersebut. Sementara itu, ineffective monitoring, independensi komite audit, dan keahlian komite audit tidak memberikan pengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa tekanan dan peluang masih menjadi faktor pendorong utama terjadinya kecurangan, sementara mekanisme pengawasan internal belum berfungsi secara efektif dalam mencegah penyimpangan.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-07-30

How to Cite

Harahap, Z. F., & Dewi, S. P. (2026). MENGAPA KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN SEKTOR KESEHATAN TERJADI: RISIKO FRAUD DAN EFEKTIVITAS KOMITE AUDIT. Jurnal Bina Akuntansi, 13(2). https://doi.org/10.52859/jba.v13i2.872